Sesungguhnya sah atau tidaknya sesuatu amal, tergantung pada "NIAT", dan amal terbatas pada apa yang ia NIATKAN
Awal dari sebuah pekerjaan adalah NIAT maka pagi ini saya berniat "Untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin" dan niat saya ini bukan hanya isapan jempol belaka akan tetapi saya lakukan dengan kesadaran dan LILLAHI TA'ALA, Bukan karena orang lain tetapi semata-mata hanya karena Allah Ta'ala dan bukan pula karena mengharap pujian, sanjungan dari orang lain. Karena bila kita melakukan sesuatu hal dengan mengharap pujian orang lain maka itu akan menodai nilai pahala ibadah kita, sesuai dengan firman Allah:
"Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya (pahala dunia) niscaya kami berikan balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka tidak akan dirugikan. ltulah orang-orang yang tidak memper-oleh pahala di akhirat kecuali neraka dan lenyaplah apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah dikerjakan" (QS 3:145 dan QS 11:15-16)
pagi ini saya berkomitment untuk menjaga niat dan semua yang saya lakukan hanya karena allah.
saya bekerja di sebuah perusahaan alat berat yaitu di PT. BUMEN CITRA MANDIRI dengan posisi atau jabatan yang paling enak dan agak butuh pikiran lebih tenaga enteng, lebih banyak minum kopi dan merokok dari pada bekerja (akan tetapi saya ngopi dan merokok juga juga seraya bekerja karena otak ini selalu mencari solusi, inovasi dan kreari untuk diriku dan perusahaan). saya hanya tukang komputer yang dengan bekal ilmu yang sangat minim sekali, tetapi saya tidak mau menyerah saya harus tetap belajar dan terus mencari entah dari membaca buku, artikel di google, dan saya berlangganan tablod 2 mingguan, dan Alhamdulillahnya Bapak H. Kasran (Pemimpin saya, Guru saya, Sahabat saya). Beliau kadang memberikan aku uang untuk dapat aku memberli buku bukan cuman itu dia juga sering meminjamkan aku buku koleksinya yang sangat bangat dan yang pasti mahal-mahal dan berbobot dan kebanyakan koleksi beliau adalah bernuansa Bisnis dan Religius.
Hari ini beliau ulang tahun saya mengucapkan "happy birthday my teacher, my leader a happy birthday, happy birthday brother. hopefully a long life .. new hope awaits forward persist .. sabar sareh ugi nampi samukawis panandhang lamun pedhut pacoban hanelahi, katresnan kinarya pepadhang lan manungkung jroning pangajeng-ajeng awit katresnan salaminipun langgeng peparingan Gusti Ingkang Murbeng Dumadi".
Dalam tulisan saya ingin bertanya:
1. Adakah resep untuk bisa Istiqomah?
2. Adakah cara jitu untuk kita terhindar dari hutang?



